HIGHLIGHT

Bahan Baju Koko Diimpor dari Malaysia, India, dan Pakistan

Jakarta – Di Pasar Tanah Abang banyak dijual busana Muslim, salah satunya baju koko. Tahukah Anda, bahan baku baju koko itu diimpor dari sejumlah negara di Asia?

Ruri, pedagang baju koko Pasar Tanah Abang, mengatakan bahan baku baju koko diimpor dari India, Malaysia, dan Pakistan. Setelah itu baru jalani proses produksi di Indonesia.

Sekilas baju koko berbahan baku impor sama dengan baju koko lokal. Tapi jika dilihat lebih cermat, ada corak atau motif yang berbeda.

“Yang impor punya corak lebih simple, jadi kelihatannya lebih mewah,” tutur Ruri saat ditemui di lapak jualannya, di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (02/06/2017).

Perbedaan mencolok juga terasa saat memegang bahannya. Bahan baju koko impor memiliki tekstur lebih halus dibandingkan baju koko lokal.

“Bedanya ya dari bahannya. Lebih halus, jadi lebih nyaman dipakai,” ujarnya.
Dengan beberapa keunggulan tersebut, Lia salah seorang penjual koko impor mengaku, menjual koko impor dengan harga Rp 250.000-Rp 270.000 per potong.

Sementara baju koko lokal dijual dengan harga paling mahal sekitar Rp 180.000 per potong.
“Makanya lebih mahal impor, karena kualitas juga lebih baik” kata Lia. (hns/hns)

Source : detik.com