NEWS

API: Kinerja Ekspor Tahun Depan di Proyeksikan Turun 5%

Jakarta, Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) memperkirakan, ekspor tekstil dan produk tekstil (TPT) Indonesia pada tahun depan diperkirakan turun 5% dari realisasi tahun ini.

Hal tersebut di sampaikan Ketua API Ade Sudrajat. Menurut Ade, Kinerja ekspor tahun depan diproyeksikan turun 5%, tahun ini penyusutan ekspor sebesar 8% dari realisasi tahun lalu.

“Kami sebenarnya menargetkan nilai ekspor tahun ini dapat mencapai US$12,7 miliar atau sedikit lebih tinggi dari kinerja tahun sebelumnya sebesar US$12,33 miliar, namun, lesunya perekonomian dunia membuat angka tersebut urung tercapai,” kata Ketua API, Ade Sudrajat di Jakarta, Jumat (23/12).

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, nilai ekspor tekstil dan produk tekstil selama periode Januari hingga September tahun ini sebesar US$8,94 miliar atau menyusut 3,99% secara year on year dari periode yang sama tahun sebelumnya yang menyentuh US$9,31 miliar.

Penurunan terbesar terjadi dikategori serat dan benang, yang terpangkas 7,63% secara tahunan dari US$3,28 miliar menjadi US$3.03 miliar. Adapun, ekspor pakaian jadi berkurang tipis 1,75% secara year on year dan kain menyusut 6,63%.

Berkurangnya permintaan global bakal berdampak terhadap terpangkasnya kapasitas produksi pabrik. Ditambah lagi, penyerapan dari pasar dalam negeri yang mengalami penurunan karena masyarakat mengurangi konsumsi.

“Saat ini saja kapasitas produksi nasional sudah berada di kisaran 60%. Jika proyeksi perlambatan benar terjadi, kapasitas akan semakin rendah hingga mencapai level 55%,” ujar Ade. (Hry/ Imq)

Leave a Reply

Your email address will not be published.