HIGHLIGHT NEWS

Insentif Pajak Industri Padat Karya Berorientasi Ekspor Keluar Akhir Februari

Pemerintah berencana memberikan insentif pajak berupa tax allowance bagi industri padat karya yang berorientasi ekspor. Hal ini untuk meningkatkan daya tarik investasi di Indonesia.

‎Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mengatakan, insentif pajak tersebut rencananya akan terbit pada akhir Februari 2018. Keringanan tersebut hanya berlaku untuk industri padat karya berorientasi ekspor.

“Akhir bulan ini. Kita dorong terutama tax allowance yang untuk padat karya orientasi ekspor,” kata Airlangga,‎ usai menghadiri Breakfast Meeting, British Chamber of Commerce Ministerial Series, di Mandarin Oriental Hotel‎, Jakarta, Selasa (13/2/2018).

Menurut Airlangga, insentif pajak tersebut merupakan hal yang baru bagi sektor industri. Sementara besaran keringanannya masih d‎alam pembahasan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

“Itu sedang dibahas dengan Kementerian Keuangan, akhir bulan ini (keluarnya),” tutur dia.

Airlangga menambahkan, untuk mendorong invetasi di Indonesia, pemerintah juga menyederhanakan aturan ‎masuk kawasan industri. Namun, hal tersebut harus didukung dengan kemudahan invetasi di tingkat pemerintah daerah.

“Regulasinya kan kalau masuk kawasan industri lebih sederhana, tetapi kan banyak industri besar petrokimia itu tidak berada di kawasan industri jadi membuat kawasan sendiri, mungkin ketertarikan dengan pemerintah daerah ketertarikan dengan kepengurusan amdal dan tata waktu yang lama‎,” tutup Airlangga.

Source : http://bisnis.liputan6.com/read/3283162/insentif-pajak-industri-padat-karya-berorientasi-ekspor-keluar-akhir-februari